Ada kalanya kita duduk di depan layar, jari sudah siap menekan tombol, tapi rasa di dada terasa tidak menentu. Sebagian orang menyebutnya firasat, sebagian lagi hanya menganggapnya sebagai rasa bosan atau nikmat sesaat. Berapa sering kita mulai bermain tanpa bertanya pada diri sendiri: 'Apa yang sedang kucari malam ini?'
Jika dijawab jujur, seringkali kita bermain untuk mengisi keheningan, atau melarikan diri dari hari yang melelahkan. Tidak ada yang salah dengan itu, selama kita sadar bahwa suasana hati adalah kompas. Saat hati gelisah, keputusan sering menjadi terburu-buru. Saat hati jernih, pikiran pun hadir dengan tenang.
